Minggu, 09 Oktober 2011

Setelah Pria berfungsi sebagai imam dan nabi, maka pria dapat ditentukan menjadi pemimpin. Banyak para pria tidak menyadari bahwa benih kepemimpinan sudah ada sebelumnya dalam diri setiap pria. Namun kenyataannya banyak pria yang tidak bisa memimpin dengan baik atau sebaliknya menjadi fenomena disetiap keluarga, kepemimpinan yang otoriter sehingga dapat menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga.

Defenisi kepemimpinan adalah kemampuan yang dapat melahirkan inspirasi dari sebuah visi yang lahir dari hati, keyakinan yang kuat dan dinyatakan dalam tujuan ilahi.


Setiap pria yang memimpin baik dikeluarga, komunitas, bisnis, gereja, lembaga, yayasan dengan gaya kepemimpinan hati bapa akan melahirkan kualitas kepemimpinan dengan visi dan inspirasi dari sebuah hubungan yang benar dengan Tuhan.

Adapun tugas pria sebagai seorang pemimpin adalah melindungi,menyediakan kebutuhan jasmani dan mengambil keputusan. Jadi ketika anda sebagai pria berfungsi sebagai pemimpin, maka keluarga anda akan merasa aman. Keputusan ada ditangan anda saat ini sebagai seorang pria..!

0 komentar :

Poskan Komentar